KPK Telaah Laporan Gratifikasi Pemakaian Jet Pribadi Suharso Manoarfa

– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan masih menelaah pelaporan terhadap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa terkait dugaan penerimaan gratifikasi pemakaian pesawat jet. Laporan terhadap Suharso ke KPK dilayangkan oleh politikus senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nizar Dahlan.

’’Sejauh ini memang benar ada laporan itu dari masyarakat, masih dalam proses verifikasi dan ditelaah lebih jauh terkait dengan data yang dimaksud,’’ kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/11).

Ali menyampaikan, KPK belum bisa menentukan laporan tersebut merupakan dugaan penerimaan gratifikasi atau bukan. Sebab hingga kini masih dalam proses pengkajian.

’’Jadi nanti perkembangannya apakah masuk gratifikasi atau tidak ataukah nanti masuk ke wilayah pengaduan laporan masyarakat yang nanti bisa dikaji dugaan tindak pidana korupsi lainnya, tentu nanti disampaikan dari pihak direktorat gratifikasi,’’ tegas Ali.

Sebelumnya, Nizar Dahlan menyampaikan, laporan terhadap Suharso disampaikan ke KPK pada Kamis (5/11). Dia melaporkan Plt Ketum PPP itu terkait dugaan penerimaan gratifikasi pemakaian pesawat jet.

’’Jadi kan begini, dia kan pakai pesawat waktu konsolidasi ke Medan dan Aceh. Saya persoalkan ini pesawat dari mana. Ternyata dijawab oleh Sayifullah Tamliha, Ketua DPP PPP pesawat itu hasil pinjaman dari temannya Suharso, ini kan sudah berbau gratifikasi, karena dia seorang pejabat negara,’’ kata Nizar ketika dihubungi JawaPos.com pada Jumat (6/11).

Nizar menyatakan, sudah meminta kepada DPP PPP untuk menjelaskan terkait penggunaan pesawat pribadi yang digunakan Suharso. Namun, permintaan penjelasan itu tidak diindahkan, hingga akhirnya dia memilih untuk membuat laporan ke KPK.

’’Nggak tau pesawat itu dicater dari uang PPP atau uang pribadinya, itu lah saya minta konfirmasi tidak dijawab juga akhirnya saya ke KPK ngaduin,’’ cetus Nizar.

Nizar tak menginginkan, Suharso bernasib seperti Ketua PPP sebelumnya Romahurmuziy yang terjerat perkara korupsi di KPK.

Menanggapi ini, Plt Ketum PPP Suharso Monarfa enggan berbicara banyak. Dia menegaskan, akan menjelaskan hal tersebut. ‘’Saya siap jelaskan soal jet itu,’’ terangnya. (*)

SUMBER : https://www.jawapos.com/nasional/politik/12/11/2020/kpk-telaah-laporan-gratifikasi-pemakaian-jet-pribadi-suharso-manoarfa/

About master